Blog

Apakah Cara Belajarku Salah?

Cara belajar yang efektif bagi setiap orang berbeda-beda. Belajarlah dengan cara yang membuat kamu nyaman.

Mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalami hal seperti ini: Kita sudah belajar dengan sangat keras sebelum ujian, tetapi mengapa nilai ujian kita masih tetap saja jelek? Yap, jika kita mengalami hal seperti ini, berarti cara belajar kita dipastikan sudah salah. Kemudian apa yang perlu kita lakukan untuk memperbaiki cara belajar kita?

Hal yang paling penting untuk menemukan cara belajar yang paling tepat bagi diri kita sendiri adalah dengan mengenali diri. Apakah kita nyaman belajar sambil mendengarkan musik? Atau kita justru nyaman jika tidak ada suara apapun di sekitar kita? Ya, inilah contoh bahwa kita harus belajar dengan cara yang berbeda dengan orang lain. Lalu bagaimana cara belajar yang tepat bagi kita? Kembali lagi, kitalah yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Akan tetapi, kabar bagusnya adalah bahwa kita dapat mengenali akibat-akibat cara belajar yang salah tersebut, yaitu kita tidak mendapatkan hasil belajar yang sesuai dengan usaha kita.

Untuk itu, kita harus dapat mengenali cara-cara belajar yang kemungkinan besar tidak sesuai dengan kita. Cara-cara belajar tersebut dijelaskan sebagai berikut.

Menganggap remeh waktu belajar.

Ironisnya, banyak dari kita yang menggunakan SKS (Sistem Kebut Semalam) dalam belajar. Biasanya, ketika menggunakan SKS, kita mungkin bisa belajar hanya dalam satu malam penuh (dan beranggapan bahwa dapat menghemat waktu), akan tetapi ketika waktunya ujian datang maka tiba-tiba semua yang telah kita pelajari hilang entah kemana.

Solusi: Otak kita butuh waktu untuk mencerna semua informasi yang masuk, sehingga kita harus mulai belajar beberapa hari sebelum ujian. Hasilnya kita akan mempunyai waktu yang cukup untuk tidur dan akan mendapatkan nilai yang memuaskan.

Tidak menggunakan sumber belajar yang memadai.

Sumber belajar memang hal yang sangat penting untuk belajar. Apakah sumber belajar itu terbatas pada buku saja. Secara jelas, jawabannya adalah tidak. Banyak sumber belajar yang tersedia di internet. Bahkan di media sosial, kita akan menemukan orang-orang yang dengan sukarela untuk membantu kesulitan belajar kita.

Solusi: Berlatihlah untuk mencari informasi di internet. Jika kita cerdas dalam memanfaatkan internet maka kita akan mendapatkan sumber belajar yang begitu banyak.

Mendapatkan gangguan ketika belajar.

Jika dalam belajar kita seringkali mendapatkan gangguan, maka dapat dipastikan kita tidak bisa menyerap semua materi yang kita pelajari.

Solusi: Hindari segala hal yang potensial menjadi gangguan belajar, misalkan handphone, televisi, suara bising, dan lain sebagainya.

Tidak memiliki cukup waktu untuk istirahat.

Jika kita tidak menyediakan waktu yang cukup untuk istirahat, percayalah bahwa kita tidak akan belajar dengan baik.

Solusi: Para ahli mengatakan bahwa setiap 25 menit belajar, kita harus menyediakan 5 menit waktu istirahat untuk memberikan kelonggaran otak kita untuk menyerap informasi.

Tidak mencatat secara efisien.

Jika kita mencatat setiap hal yang dikatakan guru di depan kelas, maka kita melakukan hal yang salah. Apabila kita melakukan hal ini, akan ada kemungkinan bahwa kita justru akan melewatkan hal yang penting untuk dicatat. Selain itu, mungkin catatan yang kita tulis akan sulit terbaca oleh diri kita sendiri.

Solusi: Tulislah hal-hal yang penting saja dengan menggunakan bahasa dan tulisan yang mudah untuk dibaca dan dipahami. Jika nantinya kita perlu hal yang lebih detail, kita bisa baca hal tersebut di buku teks.

Belajar dengan teman.

Belajar kelompok akan efektif bila kita belajar dengan orang-orang yang memiliki niat belajar, dan syukur-syukur pintar. Akan tetapi jika belajar dengan teman-teman kita, maka banyak kemungkinan waktu yang kita rencanakan untuk belajar malah kita gunakan untuk membahas hal-hal yang tidak jelas.

Solusi: Biasanya akan lebih efektif bila kita belajar sendiri. Jika pun kita harus belajar kelompok, belajarlah dengan teman-teman yang tidak terlalu dekat.

Belajar di kamar tidur.

Belajar di kamar tidur akan menimbulkan banyak gangguan, seperti televisi, handphone, dan lainnya. Selain itu, belajar di kamar tidur akan membuat kita tergoda untuk tidur daripada belajar.

Solusi: Kemasilah buku dan tasmu, dan carilah tempat yang nyaman untuk belajar, perpustakaan misalnya (syukur-syukur jika kita memiliki ruangan belajar sendiri).

Tidak menguji diri sendiri.

Setelah kita melakukan belajar dengan baik tetapi tidak disertai dengan menguji diri kita sendiri, maka kita tidak akan mendapatkan hasil belajar yang maksimal.

Solusi: Buatlah kartu flash, kartu rumus, atau sejenisnya yang dapat digunakan untuk menguji pemahamanmu mengenai materi yang telah dipelajari. Jika perlu, mintalah bantuan orang lain untuk menguji pemahamanmu.

Jadi, ketika kita akan melakukan ujian, ingatlah ini baik-baik. Selain belajar, jangan lupa untuk berdoa agar semua usaha kita dimudahkan dan dilancarkan.

Iklan